Wednesday, May 26, 2010

Apa itu perawatan endodontik

 Postingan “Perawatan endodontik pada anak” telah menuai kritikan (mungkin lebih ke saran dan pertannyaan) dari seorang sahabat yg selalu setia mengikuti isi blogku (walaupun gak pernah sekalipun mengisi kotak komentar). Ia ingin dijelaskan tentang apa sih perawatan endodontik. Nah, tulisanku kali ini sedikit membahas tentang perawatan endodontik. Mudah2an bisa menjawab sedikit pertanyaan sahabatku itu.

Perawatan endodontik adalah perawatan yg melibatkan saluran akar gigi. Perawatan ini bertujuan untuk menyelamatkan gigi dari tindakan pencabutan sehingga gigi dapat dipertahankan lebih lama berada dalam rongga mulut, sehingga fungsi estetik, pengunyahan, bicara dapat dipertahankan. Perawatan endodontik selain untuk orang dewasa juga bisa dilakukan pada gigi sulung anak2. Pada anak2, perawatan endodontik selain untuk fungsi diatas, juga berfungsi untuk mempertahankan lengkung geligi, mencegah gigi sulung tanggal sebelum waktunya sehingga pertumbuhan gigi permanen nantinya dapat sempurna.

Perawatan endodontik dilakukan pada saat jaringan pulpa yg terdapat pada saluran akar mengalami infeksi. Infeksi bisa terjadi karena karies yg dalam dan sudah menembus ruang pulpa, trauma, dan kesalahan pada saat melakukan prosedur perawatan gigi. Bila infeksi ini dibiarkan, dapat menyebar ke jaringan sekitarnya, dan dapat menyebabkan terjadinya abses. Dan yg lebih berhaya lagi, bakteri yg terdapat pada pulpa gigi dapat menyebar ke aliran darah dan akhirnya menuju jantung.

Dengan perawatan endodontik, jaringan pulpa yg mengalami infeksi akan dihilangkan, dan akan diisi dengan bahan pengisi saluran akar yg bersifat biokompatibel. Setelah saluran akar telah diisi dengan bahan pengisi, maka dilanjutkan dengan prosedur restorasi atau pembuatan mahkota gigi yg telah rusak, sehingga gigi dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Gejala yg mungkin timbul jika pulpa telah terinfeksi antara lain, rasa sakit pada gigi berlubang, rasa sakit pada gigi yg terjadi secara tiba2, adanya warna kehitaman pada gigi yg mengalami trauma, dan gigi menjadi sensitive terhadap perubahan temperature.

Jenis perawatan endodontik yg dapat dilakukan adalah:
• Pulp capping indirect
• Pulp capping direct
• Pulpotomi
• Pulpektomi disertai pengisian saluran akar
• Apeksifikasi

Untuk lebih jelasnya tentang perawatan apa yg terbaik bagi keadaan gigi anda, alahkah baiknya anda menghubungi dokter gigi. Dokter gigi akan memberitahukan prosedur atau perawatan yg tepat, serta komplikasi yg mungkin terjadi saat perawatan ini dilakukan.



Wednesday, May 19, 2010

Perawatan Endodontik Pada Anak

Perawatan endodontic pada anak sangat penting untuk menjaga dan mempertahankan gigi sulung sebelum waktunya tanggal. Hal ini untuk mempertahankan ruang pada rahang yg nantinya akan ditempati oleh gigi permanen. 

Tujuan dari perawatan ini antara lain adalah:

• Mempertahankan gigi sulung tetap di rahang sebelum waktunya tanggal
• Mencegah tanggal premature
• Mempertahankan lengkung geligi
• Menghilangkan infeksi dan radang kronis

Gejala yg mungkin mengindikasikan perlunya perawatan endodontic antara lain:
• Rasa sakit pada siang atau malam hari tanpa alasan yg jelas
• Gigi yg sensitive terhadap perubahan temperature
• Gigi sensitive dengan pulpa yg terbuka

Gigi sulung dibutuhkan untuk mengunyah dan berbicara, serta untuk menjaga space untuk gigi permanen yg akan menempatinya. Jika anak kehilangan gigi sulung terlalu cepat, gigi sebelahnya dapat menempati ruangnya, menahan gigi permanen untuk tumbuh, atau menyebabkan gigi permanen tumbuh miring. Dengan mempertahankan gigi sulung, fungsi mengunyah, oklusi, fonetik/berbicara dan estetik tetap terjaga.

Jenis perawatan endodontic yg dapat dilakukan adalah:
• Pulp capping indirect
• Pulp capping direct
• Pulpotomi
• Pulpektomi disertai pengisian saluran akar
• Apeksifikasi

Jika gigi sulung sudah tidak dapat dipertahankan lagi maka metode pencabutan tidak dapat dihindarkan. Namun, jika pencabutan gigi sulung harus dilakukan maka diperlukan “space maintener” untuk menjaga ruang tempat gigi permanen nantinya akan tumbuh. Untuk mendapatkan metode perawatan yg sesuai, konsultasi kepada dokter gigi sangatlah diperlukan.




Monday, May 10, 2010

Oral Hygiene

Orang yg mempunyai oral hygiene yg baik berarti mempunyai rongga mulut yg sehat. Rongga mulut yg sehat mempunyai beberapa ciri, antara lain:
  • Gigi anda bersih dan bebas dari sisa makanan
  • Gusi berwarna pink/merah muda dan tidak sakit atau berdarah saat menyikat gigi atau saat menggunakan benang gigi
  • Tidak memiliki masalah dengan bau mulut
Perawatan setiap hari, seperti menyikat gigi dan menggunakan dental floss akan membantu anda untuk menjaga rongga mulut anda tetap sehat dan menghentikan masalah rongga mulut semakin berkembang. Ada beberapa langkah yg dapat kita lakukan untuk mengurangi resiko dari masalah rongga mulut seperti karies, penyakit jaringan lunak dan masalah gigi lainnya, antara lain:
  • Menyikat gigi dengan baik dua kali sehari dan menggunakan dental floss
  • Mengkonsumsi makanan seimbang dan mengurang camilan selama menunggu makan
  • Menggunakan pasta gigi yg mengandung fluoride
  • Menggunakan obat kumur jika dokter gigi anda menyarankannya
  • Jika didaerah anda air minum tidak mengandung fluoride, disarankan mengkonsumsi suplemen yg mengandung fluoride
Kunjungi dokter gigi anda, jika gusi anda sakit dan berdarah ketika menyikat gigi atau menggunakan benang gigi, atau anda mempunyai pengalaman buruk mengenai bau mulut. Kondisi tersebut mengindikasikan ada sebuah masalah dengan rongga mulut anda. Dokter gigi anda dapat membantu anda untuk menjaga mulut anda tetap sehat dan dapat membantu menunjukkan area di rongga mulut yg membutuhkan perhatian lebih saat anda menyikat gigi dan saat menggunakan benang gigi.

Sumber: www.colgate.com , What is Good Oral Hygiene?

Gambar diambil dari sini.

Sunday, May 2, 2010

Restorasi Sandwich

Beberapa bahan tumpatan/tambal yang sampai sekarang masih dipercaya memiliki nilai estetik yang memuaskan diantaranya adalah GIC (glass ionomer cement) dan resin komposit. Namun, masing2 bahan tersebut memiliki beberapa kekurangan, sehingga masih belum bisa dikatakan bahan tumpatan yang ideal.
Semen glass ionomer memungkinkan adhesi/perlekatan secara fisiko – kimia pada email dan dentin. Sifat adhesi antara semen glass ionomer dengan jaringan gigi dapat mengurangi kobocoran tepi. Semen glass ionomer juga melepaskan flour yang memungkinkan untuk mencegah terjadinya sekunder karies. Semen glass ionomer memiliki beberapa kekurangan yaitu tidak dapat menerima tekanan kunyah yang besar, mudah abrasi, erosi dan dari segi estetiknya tidak sempurna karena translusensinya lebih rendah dari resin komposit.

Resin komposit merupakan salah satu bahan tumpatan yang memiliki nilai estetik yang memuaskan. Warna tumpatan resin komposit ini sangat baik sehingga untuk segi estetik sangat memuaskan. Resin komposit selain memiliki nilai estetis yang sangat memuaskan juga dapat menerima tekanan kunyah yang besar, sehingga baik juga untuk tumpatan gigi posterior/belakang. Resin komposit juga mempunyai kekurangan yaitu bila tidak ada sisa email yang mendukung maka potensi untuk terjadi kebocoran tepi sangat besar.

Melihat keadaan tadi, dimana semen glass ionomer memiliki kebaikan yang sangat menguntungkan seperti daya adhesinya yang sangat baik serta kebaikan dari resin komposit yang memiliki estetik yang memuaskan, dikembangkanlah modifikasi desain tumpatan yang menggunakan semen glass ionomer sebagai basis untuk menutupi tepi kavitas dentin yang terbuka, dengan resin komposit sebagai tumpatannya. Teknik ini dikenal dengan nama “restorasi sandwich”.

Semen glass ionomer memungkinkan untuk menutupi kekurangan dari resin komposit yaitu dari sifat adhesi fisiko-kimia pada email dan dentin. Sifat adhesi antara semen glass ionomer dengan jaringan gigi dapat mengurangi kebocoran tepi. Sedangkan fungsi estetik dan pengunyahan yang merupakan kekurangan dari semen glass ionomer, kita dapatkan dari bahan resin komposit sebagai tumpatan karena resin komposit memiliki translusensi yang lebih tinggi dibandingkan semen glass ionomer dan lebih tahan terhadap tekanan kunyah.


Sumber; Hilda Suherman, “Restorasi sandwich”.

Gambar diambil dari sini. Nyari gambar tentang restorasi sandwich gak dapet.